Tampilkan postingan dengan label Ukhuwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ukhuwah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Juni 2013

Merenovasi Hati



By: Sahabatbaik

Rumah ketika mulai tidak nyaman di tempati karena yang banyak bocor atau penghuni sudah mulai bertambah. Maka sipenghuni pun akan berpikir untuk merenovasi rumahnya. Jadi  Aktivitas merenovasi rumah adalah memperbaiki atau memperbaharui  bagian bagian rumah sudah tidak enak dipandang oleh sipenghuni atau orang lain.

Hati yang merupakan bagian dari rumah tubuh manusia bahkan hati adalah cermin dari kondisi rumah itu.  ketika sudah mulai tidak nyaman dengan timbul kotoran dan debu-debu dengki, ujub dan takabur. Maka sudah menjadi kewajiban seorang muslim untuk merenovasi hatinya. Penyakit hati yang muncul akibat kita tidak memperbaharui kondisi hati kita bisa jadi akan merusak suasana kehidupan kita dengan orang lain.


BLSM/BLT Mengatasi Masalah Tambah Masalah.



By: SahabatBaik
 
Ketika kaki atau kepala terbentur benda keras maka yg terjadi adalah benjol atau memar maka solusi cepatnya di oles balsem. Benjol/memar akan kempes tapi rasa sakit masih tetap ada.


Cara pemakainnya: Olekan balsem pada bagian tubuh yang membutuhkan. Apabila dibutuhkan dapat diulang secukupnya.


BLSM/balsem bukan obat yg akan menyembuhkan tapi cuma membantu meredakan pusing, masuk angin,pegal-pegal,nyeri sendi,keseleo,mabuk perjalanan dan gatal-gatal karena gigitan serangga.


Jelas sudah kenaikan BBM tidak bisa diatasi dengan BLSM atau BLT (Bantuan Langsung Sementara atau Bantuan Langsung Tunai). Karena itu hanya mengatasi gejala saja, apalagi katanya hanya diberikan dalam jangka waktu 4-6  bulan. Setelah itu masyarakat kembali menderita akibat kenaikan BBM. Jadi "Tolak Kenaikan BBM" sekarang juga. Sepakat...!!

Minggu, 15 Juli 2012

Muslim Rohingya, Ukhuwwah yang Terlupakan



By: sahabat baik

HAM yang sejatinya adalah sebuah hak asasi semua ummat manusia tanpa memandang etnis,ras,suku,negara,gender dan agama, pada kenyataannya menjadi alat penekan kepada negara muslim yang apabila mereka dianggap sebagai pelaku pelanggaran HAM. Namun itu tidak berlaku manakala ummat Islam yang menjadi korban dari pelanggaran HAM. Muslim Rohingya,Myanmar Ada salah satu bukti bahwa Ummat Islam bukanlah obyek dari HAM dunia yang selalu digembar gemborkan oleh para aktivisnya.

Republika dalam rubrik Terajunya (Rabu, 4 Juli 2012) memaparkan sebuah drama genosida/pembantaian terlama dalam sejarah ummat manusia. Muslim Rohingya telah menjadi obyek pembantaian yang abadi dari semenjak 60 tahun Myanmar terlepas dari penjajahan Inggris hingga hari ini. Sebuah usaha sistematis yang dilakukan oleh rezim militer yang berkuasa di negara itu.

Dalam Menjalankan misinya melakukan pembersihan Muslim dari Rakhine dari Arakan sebuah sebuah negara bagian di negara tersebut, pihak junta militer membenturkan muslim Rohingya dengan etnis Rakhine yang beragama Budha untuk menyerang desa-desa, membantai penduduk dan membakar rumah-rumah mereka. Sehingga terlihat para Polisi dan militer tidak berusaha untuk mencegah hal tersebut. Media massa Myanmarpun ikut memanaskan suasana dengan mempropagandakan muslim Rohinngya sebagai teroris yang harus dibersihkan dari Arakan.

Kamis, 23 Juni 2011

ONE HEART Satu hati dalam ikatan iman



By : Sahabatbaik                                           

Tolong-menolong atau taawun dalam kebaikan adalah sebuah anjuran yang sangat ditekankan dalam Islam, karena dalam tolong menolong terkandung sebuah ajaran yang menunjukan solidaritas dan kasih sayang pada sesama ummat.

Ada banyak  kisah suri tauladan para sahabat Rasulullah yang layak kita contoh dalam taawun sesama mereka. Banyak pula bertebaran ayat Al Qur’an dan hadist  yang menganjurkan kaum muslimin untuk saling tolong menolong.
 
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Qs  At Taubah : 71)

Di era saat ini ketika kehidupan manusia menjadi semakin individualis merupakan sebuah tantangan sendiri dalam mewujudkan sikap taawun. Kehidupan yang serba materialistis segala sesuatu diukur dengan timbangan materi yang membawa keuntungan atau tidak buat dirinya.